Interior, Kitchen

Sentra Seni Kreatifitas

SENTRA SENI DAN KREATIFITAS

Landasan dan Teori

Firman Allah Q.S At-Taubah : 105

Artinya :“Dan katakanlah : Bekerjalah kamu, maka Allag dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Hadits

Artinya : Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terbetik sifat sombong seberat atom. Ada seorang berkata, “ sesungguhnya seseorang senang berpakaian bagus dan bersandal bagus.” Nabi bersabda : Sesungguhnya Allah itu indah,dan menyukai keindahan. (HR.Muslim)

Amabile, dalam bukunya “Psikologi Perkembangan Anak” mengenai sifat, bakat dan kemampuan anak menyatakan : “Menekankan bahwa sebaiknya anak-anak perlu banyak menghabiskan waktunya untuk bermain.”

S.C Utami Munandar, dalam bukunya “Bermain Kreatif di TK” menyatakan :

“Kreativitas muncul dari interaksi keunikan pribadi individu dengan lingkungannya. Setiap anak berbeda dalam kadar dan bidang kreativitasnya. Pendidik hendaknya mengenali atau memahami kekuatan dan keterbatasan anak.”

Guilford dalam buku “Mengembangkan Kreativitas dalam perspektif Psikologi Islam” menyatakan:

“Kreatifitas adalah kemampuan berfikir divergen untuk menjajaki bermacam-macam alternatif jawaban terhadap suatu persoalan yang sama benarnya”

Pengetahuan Umum

Setiap manusia menerima anugerah dari Allah yang dibekali sejak lahir. Anugerah itu berupa potensi awal yang bersifat positif untuk berkembang, yang disebut oleh ahli-ahli agama sebagai fitrah, yaitu suatu potensi yang bersifat suci, positif dan siap berkembang mencapai puncaknya. Di dalam potensi itu terdapat potensi-potensi fisik, fikir, rasa, spiritual, dsb. Allah memberikan ilham untuk manusia ketika manusia banyak mempergunakan akal pikirannya dan menghidupkan kalbu ( hati nurani) dengan mendekatkan diri kepada Allah, maka lahirlah dari dirinya kreativitas .

Kreaativitas adalah kemampuan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yang baru. Hasil karya atau ide-ide baru itu sebelumnya tidak dikenal oleh pembuatnya atau orang lain. Kemampuan ini merupakan aktivitas imajinatif yang hasilnya merupakan pembentukan kombinasi dari informasi yang diperoleh dari pengalaman-pengalamannya, menjadi hal yang baru, berarti dan bermanfaat.

Kreativitas tumbuh dari adanya rasa ingin tahu yang amat besar, sejak lahir Allah telah membekali anak hasrat bermain dan rasa ingin tahu yang besar terhadap dunia sekitarnya. Rasa ingin tahu yang besar mendorong anak untuk melakukan pengamatan, eksperimen dan eksplorasi melalui bermain yang berlamngsung secara alamiah dan merupakan sesuatu yang khas (unik) pada setiap anak.

Keunikan yang merupakan dasar kreativitas anak-anak, maka setiap anak akan melalui proses yang berbeda selama bermain seperti : melihat, mengamati, memegang, mencoba-coba, memainkan, Merobek, menggunting, menempel, dll sampai pada tahap anak mewujudkan pengalaman bermainnya kedalam sebuah hasta karya dan dapat menceritakan hasil karyanya sebagai rasa bangga dan syukur kepada Allah yang telah memberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitasnya.

Dalam hal ini guru sebagai Fasilitator memfasilitasi proses perkembangan kretivitas anak melalui bermain integrasi pendidikan agama dengan alat dan bahan-bahan yang menunjang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak.

Sentra Seni dan kreativitas disiapkan sebagai sarana belajar melaui sarana belajar melalui bermain untuk mengembangkan aspek-aspek perkembangan; nilai-nilai moral agama, kognisi, bahasa, afeksi, social-emosional, psikomotorik terutama untuk perkembangan kretivitas dan menanamkan kecintaan pada seni dan budaya islami yang beraneka ragam.

Tujuan dan Sasaran

  1. Mengembangkan pengalaman bermain seni dan kreatifitas, agar anak dapat mensyukuri nikmat Allah
  2. Mengembangkan cara berfikir konvergen(kemampuan untuk satu-satunya jawaban yang tepat)dan Divergen(kemampuan memunculkan banyak ide-ide terhadap suatu persoalan/dalam membuat keputusan tentang karya yang akan dibuatnya)karunia Allah
  3. Mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial antara anak dengan alat, anak dengan anak, anak dengan guru.
  4. Mengenalkan seni budaya bangsa Indonesia yang beraneka ragam sebagai karunia Allah.
  5. Menyiapkan anak untuk melalui tahap-tahap kreatifitas yang dianugrahkan Allah.
  6. Mengenalkan prilaku yang dapat diterima lingkungan anak seperti ajaran Nabi Muhammad seperti:sabar, senang bekerjasama, menghargai karya teman, toleransi dll
  7. Mengembangkan aspek-aspek perkembangan;moral agama, kognitif, bahasa, sosial emosional, afeksi, dan psikomotorik.
  8. Mengembangkan koordinasi mata dan tangan
  9. Mengembangkan keterampilan dalam berolah tangan

Sentra Memasak

Interior

Sentra Olah Tubuh

Interior

Sentra Balok

Interior

Sentra Ibadah

Interior

Sentra Persiapan

Interior

Sentra Bahan Alam

Interior

Sentra Makro

Interior

Sentra Musik

Interior

Open chat